<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
xmlns:rawvoice="http://www.rawvoice.com/rawvoiceRssModule/"
>

<channel>
	<title>Nukilan Hidup</title>
	<atom:link href="http://nukilan.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nukilan.com</link>
	<description>Ketika petikan kata-kata menjadi sebuah blog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Oct 2009 14:07:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
<!-- podcast_generator="Blubrry PowerPress/4.0.1" -->
	<itunes:summary>Ketika petikan kata-kata menjadi sebuah blog</itunes:summary>
	<itunes:author>Nukilan Hidup</itunes:author>
	<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
	<itunes:image href="http://nukilan.com/wp-content/plugins/powerpress/itunes_default.jpg" />
	<itunes:subtitle>Ketika petikan kata-kata menjadi sebuah blog</itunes:subtitle>
	<image>
		<title>Nukilan Hidup</title>
		<url>http://nukilan.com/wp-content/plugins/powerpress/rss_default.jpg</url>
		<link>http://nukilan.com</link>
	</image>
		<item>
		<title>The International</title>
		<link>http://nukilan.com/2009/10/22/the-international.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2009/10/22/the-international.htm#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 14:07:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nukilan.com/?p=542</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang bilang film ini menggantung dan memang demikian. The International bercerita tentang pengusutan bank raksasa yang bisnis utamanya adalah mencuci uang dan penjualan senjata oleh interpol. Bank tersebut sangat besar sampai memberikan hutangnya ke mana-manan, individu, perusahaan multi-nasional, instansi, dan negara. Jadi setiap kali interpol mengendus jejak bank tersebut di suatu negara, tidak lama kasus tersebut ditutup. Karena negara, instansi, individu terikat oleh hutang bank tersebut.]]></description>
	<!-- ALRP: Autolinks served from the cache -->			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Banyak orang bilang film ini menggantung dan memang demikian. The International bercerita tentang pengusutan  bank raksasa yang bisnis utamanya adalah mencuci <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2006/10/26/buka-usaha-nggak-kaya-percuma.htm">uang<span>Buka Usaha Nggak Kaya? PERCUMA...!. Read more ... &raquo;</span></a> dan penjualan senjata oleh interpol. Bank tersebut sangat besar sampai memberikan hutangnya ke mana-manan, individu, perusahaan multi-nasional, instansi, dan negara. Jadi setiap kali interpol mengendus jejak bank tersebut di suatu negara, tidak lama kasus tersebut ditutup. Karena negara, instansi, individu terikat oleh hutang bank tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Inti dari Film The International adalah hutang. Memberjual beli senjata sehingga mencipatakan krisis. Dari krisis terciptalah hutang. Dengan hutang, semuanya dapat dikontrol. Ini adalah penjelasan dari Umberto Calvini.</p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p>[In explaining the "true" nature of banking in the world] The IBBC is a bank. Their objective isn&#8217;t to control the conflict, it&#8217;s to control the debt that the conflict produces. You see, the real value of a conflict, the true value, is in the debt that it creates. You control the debt, you control everything. You find this upsetting, yes? But this is the very essence of the banking industry, to make us all, whether we be nations or individuals, slaves to debt.</p></blockquote>
<div id="alrp-slidebox-anchor"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2009/10/22/the-international.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Arti Kepala Hitam Di Perwayangan</title>
		<link>http://nukilan.com/2009/10/20/arti-kepala-hitam-di-perwayangan.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2009/10/20/arti-kepala-hitam-di-perwayangan.htm#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 06:22:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wayang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nukilan.com/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[Sering dijumpai karakter wayang yang kepalanya diberi warna hitam. Warna hitam tersebut merupakan tanda sebagai pembeda kalau karakter wayang tersebut adalah titisan Dewa Wisnu.
]]></description>
	<!-- ALRP: Autolinks served from the cache -->			<content:encoded><![CDATA[<p>Sering dijumpai karakter <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2009/10/18/dewi-arimbi.htm">wayang<span>Dewi Arimbi. Read more ... &raquo;</span></a> yang kepalanya diberi warna hitam. Warna hitam tersebut merupakan tanda sebagai pembeda kalau karakter <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2009/10/18/dewi-arimbi.htm">wayang<span>Dewi Arimbi. Read more ... &raquo;</span></a> tersebut adalah titisan Dewa Wisnu.</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>wayang <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2007/04/22/jabang-tutuka-lahirnya-gatot-kaca.htm">gatotkaca<span>Jabang Tutuka: Lahirnya GatotKaca. Read more ... &raquo;</span></a></li><li>puntadewa</li><li>WAYANG PUNTADEWA</li><li>gatotkaca wayang</li><li>gambar wayang <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2007/04/22/jabang-tutuka-lahirnya-gatot-kaca.htm">gatot kaca<span>Jabang Tutuka: Lahirnya GatotKaca. Read more ... &raquo;</span></a></li></ul><div id="alrp-slidebox-anchor"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2009/10/20/arti-kepala-hitam-di-perwayangan.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dewa Rutji</title>
		<link>http://nukilan.com/2009/10/18/dewa-rutji.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2009/10/18/dewa-rutji.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 07:51:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wayang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nukilan.com/?p=305</guid>
		<description><![CDATA[Ketika itulah muncul Dewa Ruci yang sangat kasihan melihat Bima. Ia memancarkan sinar cemerlang yang menyebabkan Bima siuman. Alangkah kagetnya Bima melihat seorang manusia yang sangat kecil namun sangat mirip dengan dirinya. Manusia itu berkata, "Aku ini Dewa Ruci yang disebut juga Nawaruci. Aku datang untuk menolongmu Bimasena. Wahai kesatria perkasa, masuklah ke dalam telingaku. Di dalam diriku, engkau akan menemukan apa yang kaucari'."]]></description>
	<!-- ALRP: Autolinks served from the cache -->			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://nukilan.com/wp-content/uploads/2006/09/batara-ruci1.jpg"><img class="alignleft" title="batara-ruci1" src="http://nukilan.com/wp-content/uploads/2006/09/batara-ruci1-215x300.jpg" alt="batara-ruci1" width="215" height="300" /></a>Mahaguru Dorna memanggil <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2006/09/20/raden-bratasena-atau-bima-atau-wrekodara.htm">Bima<span>Bima. Read more ... &raquo;</span></a> menghadap dan memberi dia tugas untuk mencari tirtha prawidhi atau air suci kehidupan. Katanya, &#8220;Wahai, muridku <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2006/09/13/gatotkaca-the-flying-knight-of-pringgadani-son-of-bimasena.htm">Bima<span>Gatotkaca, the Flying Knight of Pringgadani, son of Bimasena. Read more ... &raquo;</span></a> yang perkasa, pergilah engkau mencari tirtha prawidhi. Carilah sampai dapat. Jangan kembali jika belum berhasil. Ketahuilah, barang siapa memiliki tirtha prawidhi, dia akan dapat memahami <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2009/02/02/hidup.htm">hidup<span>Hidup. Read more ... &raquo;</span></a> ini dan akan mampu mengenal asal, arah dan tujuan hidup manusia, yaitu sangkan paraning dumadi. Pergilah anakku. Jangan pernah ragu, karena orang yang ragu takkan pernah berhasil.&#8221;<span id="more-305"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Bima memang orang yang tidak pernah banyak pikir sebelum bertindak. Setelah minta izin dengan ibunya, Dewi <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2009/10/18/dewi-arimbi.htm">Kunti<span>Dewi Arimbi. Read more ... &raquo;</span></a>, ia pun berangkat. Dalam pikiran Bima tidak terlintas rencana busuk yang dibuat oleh <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2006/09/15/prabu-judistira.htm">Kurawa<span>Prabu Judistira. Read more ... &raquo;</span></a> untuk mencelakakan dirinya. Di perjalanan mencari tirtha prawidhi, Bima tidak perduli pada binatang buas, raksasa, setan atau jin yang mengganggunya dalam pengembaraan. Semua berhasil dikalahkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada suatu hari ketemulah Bima dengan dua raksasa sakti, Rukmukha dan Rukmakhala. Ia menantang kedua raksasa itu untuk berkelahi. Tantangan diterima. Ia menerjang kedua raksasa itu. Keduanya tewas seketika. Begitu terbanting ke tanah, kedua raksasa itu menjelma menjadi Batara Indra dan Batara Bayu, yaitu ayah Bima sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Batara Indra memberinya mantra Jalasengara dan Batara Bayu memberinya satu ikat pinggang sakti. Kedua hadiah itu akan menjadi bekal baginya untuk mengarungi samudera paling dalam di mana pun di dunia. Kemudian Batara Bayu memberinya petunjuk bahwa air hidup yang dimaksud terletak di dalam Telaga Gumuling, di tengah rimba Palasara. Di dalam rimba belantara itu Bima harus menghadapi seekor naga raksasa sebesar Gunung Semeru yang bernama Anantaboga.</p>
<p style="text-align: justify;">Bima mengucapkan terima kasih, lalu pergi ke rimba Palasara. Sampai di tepi Telaga Gumuling, Bima disambut oleh naga raksasa Anantaboga yang langsung menyerangnya. Naga itu mengibas-ibaskan ekornya dan membelit badan kesatria <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2006/09/20/raden-puntadewa.htm">Pandawa<span>Raden Puntadewa. Read more ... &raquo;</span></a> itu. Dengan Pancanaka, kuku ibu jarinya yang sakti, Bima menusuk leher Anantaboga dan memutus tali nyawanya. Anantaboga menggelepar-gelepar sebentar, lalu menggeletak mati, tak bergerak.</p>
<p style="text-align: justify;">Ajaib. Mayat Anantaboga lenyap, menjelma menjadi Dewi Maheswari. Sesungguhnya Dewi Maheswari adalah bidadari yang di-kutuk-pastu oleh Sang Hyang Guru Pramesti. Ia terpaksa menjalani hukuman sebagai naga raksasa. Dari Dewi Maheswari, Bima mendapat petunjuk di mana ia bisa menemukan tirtha prawidhi, yaitu di dasar samudera raya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan mantra Jalasengara pemberian Batara Indra, Bima mengarungi Samudera Selatan yang penuh gelombang bergulung-gulung setinggi gunung. Di dalam samudera itu ia harus menghadapi naga besar Nawatnawa yang menyemburkan hujan berbisa. Tetapi, berkat apa yang dialaminya di Sungai Gangga, badannya menjadi kebal. Dan berkat ikat pinggang pemberian Batara Bayu, ia bisa mengambang di samudera raya. Dengan tangkas ia menaklukkan Nawatnawa, mencekiknya, dan menusuk lehernya dengan kuku Pancanaka. Seketika itu, matilah Nawatnawa. Tetapi, setelah tiga pertarungan berat itu, Bima menjadi sangat lelah. Ia membiarkan dirinya diombang-ambingkan gelombang raksasa dan dihempaskan ke sebuah karang emas. Seorang diri, tanpa pertolongan siapa pun.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika itulah muncul Dewa Ruci yang sangat kasihan melihat Bima. Ia memancarkan sinar cemerlang yang menyebabkan Bima siuman. Alangkah kagetnya Bima melihat seorang manusia yang sangat kecil namun sangat mirip dengan dirinya. Manusia itu berkata, &#8220;Aku ini Dewa Ruci yang disebut juga Nawaruci. Aku datang untuk menolongmu Bimasena. Wahai kesatria perkasa, masuklah ke dalam telingaku. Di dalam diriku, engkau akan menemukan apa yang kaucari&#8217;.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Bima heran sekali mendengar perintah manusia mungil itu. Bagaimana mungkin tubuhku yang sebesar ini bisa masuk merasuk ke dalam tubuhnya yang sekecil itu? pikirnya terheran-heran. Ketika Bima masih ragu-ragu, Dewa Ruci berkata, &#8220;Sesungguhnya, tempat ini adalah tempat yang kosong dan sunyi, tak ada apa-apa, tak ada busana atau pakaian, tak ada boga atau makanan. Semua serba sempurna. Ketahuilah, selama ini engkau hanya setia pada ucapan, mengabdi pada gema, yaitu bentuk segala kepalsuan.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Uraian hakikat hidup yang gaib itu membuat Bima tercengang, tak kuasa berkata-kata.</p>
<p style="text-align: justify;">Dewa Ruci melanjutkan, &#8220;Siapakah yang lebih besar, wahai Panduputra, engkau atau alam semesta yang ada di dalam tubuhku? Aku adalah jagad besar atau makrokosmos dan engkau adalah jagad kecil atau mikrokosmos yang ada di dalam aku.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Bima yang semula ragu, apakah dia akan bisa masuk ke dalam lubang telinga Dewa Ruci, menjadi mantap setelah mendengar uraian ringkas itu. Tanpa ragu ia melaksanakan perintah manusia mungil itu. Begitu memasuki telinga Dewa Ruci, Bima merasa seakan-akan berada di alam kosong, berhadapan dengan suatu wujud berbentuk gading yang memancarkan sinar putih, merah, kuning, dan hitam perlambang jiwa manusia dengan sifat-sifat murninya. Sinar putih melambangkan kemurnian budi, sinar merah melambangkan watak berangasan dan lekas marah, sinar kuning melambangkan keinginan-keinginan manusiawi, dan sinar hitam melambangkan angkara murka dan keserakahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian Bima melihat tiga wujud seperti boneka dari emas, gading dan permata. Ketiganya melambangkan tiga dunia. Masing-masing disebut Inyanaloka atau lambang badan jasmani, Guruloka atau lambang alam kesadaran, dan Indraloka atau lambang dunia rohani. Demikianlah, di dalam tubuh Dewa Ruci, Bima mendengarkan penjelasan panjang lebar tentang hakikat manusia dengan segala nafsunya dan hakikat alam semesta yang terbagi menjadi tiga tataran.<br />
Kemudian, tanpa disadarinya, Dewa Ruci yang gaib dan agung itu lenyap dari mata batinnya. Bima tersadar. Tahulah Bima bahwa dia telah menemukan apa yang harus dicarinya, vaitu tirtha prawidhi, air suci atau air kehidupan, perlambang hakikat dirinya dan hakikat alam semesta.</p>
<p style="text-align: justify;">Bima seorang yang tidak pernah menggunkana bahasa halus pada siapapun bahkan dengan dewa sekalipun tutur bahasanya tetap kasar. Hanya pernah sekali Bima bertutur bahasa halus yaitu ketika berbicara dengan Dewa Ruci. Dewa Ruci berarti juga dewa yang halus. Dewa Ruci ialah halusnya Bima.</p>
<p style="text-align: justify;">Bima beristri Dewi <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2009/10/18/raden-anantasena.htm">Nagagini<span>Raden Anantasena. Read more ... &raquo;</span></a> dan <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2009/10/18/dewi-arimbi.htm">Dewi Arimbi<span>Dewi Arimbi. Read more ... &raquo;</span></a>. Anantasena anak tertua Bima dari Dewi Nagagini dan<a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2009/10/18/dewi-arimbi.htm"> Gatotkaca<span>Dewi Arimbi. Read more ... &raquo;</span></a> anak dari Dewi <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2006/09/13/gatotkaca-the-flying-knight-of-pringgadani-son-of-bimasena.htm">Arimbi<span>Gatotkaca, the Flying Knight of Pringgadani, son of Bimasena. Read more ... &raquo;</span></a>.</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>dewa rutji</li><li>filosofi dewa indra</li></ul><div id="alrp-slidebox-anchor"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2009/10/18/dewa-rutji.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Raden Anantasena</title>
		<link>http://nukilan.com/2009/10/18/raden-anantasena.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2009/10/18/raden-anantasena.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 07:44:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wayang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nukilan.com/?p=299</guid>
		<description><![CDATA[Pernah satu kala Pandawa ditipu dan hendak dibakar hidup-hidup oleh Kurawa. Namun berkat peringatan Raden Jamawidura, paman dari Pandawa dan Kurawa, Pandawa cepat menyelamatkan diri. Namun Pandawa tidak kuasa menghindar dari tipu daya Kurawa. Karena kemurahan dewa, Pandawa dapat meloloskan diri ke dalam perut bumi dengan mengikuti seekor garangan (sebangsa musang) putih, hingga bertemu dengan Hyang Antaboga. Kemudian Bima yang waktu itu bernama Raden Bratasena dikawinkan dengan Dewi Nagagini, dan berputra seorang laki-laki bernama Raden Anantaredja atau Anantasena. Anantasena merupakan anak tertua dari Bima.]]></description>
	<!-- ALRP: Autolinks served from the cache -->			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://nukilan.com/wp-content/uploads/2009/10/a26_antareja_triwikrama.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-300" title="a26_antareja_triwikrama" src="http://nukilan.com/wp-content/uploads/2009/10/a26_antareja_triwikrama-241x300.jpg" alt="a26_antareja_triwikrama" width="241" height="300" /></a>Pernah satu kala <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2006/09/15/prabu-judistira.htm">Pandawa<span>Prabu Judistira. Read more ... &raquo;</span></a> ditipu dan hendak dibakar <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2009/02/02/hidup.htm">hidup<span>Hidup. Read more ... &raquo;</span></a>-hidup oleh <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2006/09/15/prabu-judistira.htm">Kurawa<span>Prabu Judistira. Read more ... &raquo;</span></a>. Namun berkat peringatan Raden Jamawidura, paman dari Pandawa dan Kurawa, Pandawa cepat menyelamatkan diri. Namun Pandawa tidak kuasa menghindar dari tipu daya Kurawa. Karena kemurahan dewa, Pandawa dapat meloloskan diri ke dalam perut bumi dengan mengikuti seekor garangan (sebangsa musang) putih, hingga bertemu dengan Hyang Antaboga. Kemudian <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2006/09/20/raden-bratasena-atau-bima-atau-wrekodara.htm">Bima<span>Bima. Read more ... &raquo;</span></a> yang <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2007/04/02/uang-itu-penting-waktu-lebih-penting.htm">waktu<span>Uang Itu Penting, Waktu Lebih Penting. Read more ... &raquo;</span></a> itu bernama Raden <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2007/04/22/jabang-tutuka-lahirnya-gatot-kaca.htm">Bratasena<span>Jabang Tutuka: Lahirnya GatotKaca. Read more ... &raquo;</span></a> dikawinkan dengan Dewi Nagagini, dan berputra seorang laki-laki bernama Raden Anantaredja atau Anantasena. Anantasena merupakan anak tertua dari <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2009/10/18/dewa-rutji.htm">Bima<span>Dewa Rutji. Read more ... &raquo;</span></a>.<span id="more-299"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah besar Anantasena mencari ayahnya, tapi Bima yang waktu itu telah berganti nama menjadi Raden <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2006/09/20/raden-bratasena-atau-bima-atau-wrekodara.htm">Wrekodara<span>Bima. Read more ... &raquo;</span></a> tidak langsung mengakui kalau Anantasena sebagai darah dagingnya. Raden Wrekodara memberikan persyaratan kalau dia baru akan mengakui Anantasena sebagai anaknya kalau dia bisa mengalahkan Raden Wrekodara. Maka Anantasena bersembunyi di dalam perut bumi, ketika ayahnya lewat disergaplah secara tiba-tiba. Dan Raden Wrekodara tidak bisa bergerak dan diakuilah Anantasena sebagai anaknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau aku hitung-hitung mengenai kehebatan seluruh tokoh dalam cerita <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2006/09/20/raden-bratasena-atau-bima-atau-wrekodara.htm">Mahabrata<span>Bima. Read more ... &raquo;</span></a>, Anantasena dapat dikatakan jagoan yang paling hebat, yang menakutkan, yang tidak ada tandingannya. Bayangkan saja Anantasena hanya perlu menjilat jejak seseorang maka seseorang itu langsung dikirim ke hadapan Batara Yama (dewa kematian). Atas kehendak Sri Krisna ditipulah Anantasena untuk menjilat jejaknya sendiri dan matilah dia. Tindakan Sri Krisa didasari atas perhitungannya kalau nanti pada perang Baratayudha Anantasena tidak akan mendapat lawan tanding.</p>
<p style="text-align: justify;">Kecewa kan? Aku sangat kecewa atas kematian Anantasena. Waktu aku membaca profil Anantasena aku langsung merinding. Bayangin hanya dengan menjilat bisa membunuh orang. Siapa yang bisa jadi lawannya? Karna dengan Kunta yang dapat membunuh siapa saja? atau Baladewa dengan senjata yang dapat membunuh dewa? Semua bukan lawan Anantasena. Mengerikan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Catatan: <strong>Raden Anantaredja adalah nama lain dari Anantasena</strong></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>antasena lawan wisanggeni</li><li>gambar musang putih didalam cerita pandawa lima</li><li>kehebatan wrekodara</li></ul><div id="alrp-slidebox-anchor"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2009/10/18/raden-anantasena.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dewi Arimbi</title>
		<link>http://nukilan.com/2009/10/18/dewi-arimbi.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2009/10/18/dewi-arimbi.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 07:35:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wayang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nukilan.com/?p=294</guid>
		<description><![CDATA[Dewi Arimbi seorang puteri Raksasa, saudara Prabu Arimba, seorang raja raksasa di Pringgadani. Di dalam mimpi Dewi Arimbi bertemu dengan Bima, Padawa yang kedua. Maka dicarilah dan ketemulah Bima yang pada saat itu dikenal dengan Raden Bratasena. Setiba Dewi Arimbi dihadpan Raden Bratasena lalu memeluk kaki Raden Bratasena dengan melahirkan kehendaknya.]]></description>
	<!-- ALRP: Autolinks served from the cache -->			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://nukilan.com/wp-content/uploads/2009/10/A53-arimbi_solo.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-295" title="A53 arimbi_solo" src="http://nukilan.com/wp-content/uploads/2009/10/A53-arimbi_solo-198x300.jpg" alt="A53 arimbi_solo" width="198" height="300" /></a>Dewi <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2007/04/22/jabang-tutuka-lahirnya-gatot-kaca.htm">Arimbi<span>Jabang Tutuka: Lahirnya GatotKaca. Read more ... &raquo;</span></a> seorang puteri Raksasa, saudara Prabu Arimba, seorang raja raksasa di Pringgadani. Di dalam mimpi Dewi Arimbi bertemu dengan <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2009/10/18/dewa-rutji.htm">Bima<span>Dewa Rutji. Read more ... &raquo;</span></a>, Padawa yang kedua. Maka dicarilah dan ketemulah <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2006/09/20/raden-bratasena-atau-bima-atau-wrekodara.htm">Bima<span>Bima. Read more ... &raquo;</span></a> yang pada saat itu dikenal dengan Raden <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2009/10/18/raden-anantasena.htm">Bratasena<span>Raden Anantasena. Read more ... &raquo;</span></a>. Setiba Dewi Arimbi dihadpan Raden <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2007/04/22/jabang-tutuka-lahirnya-gatot-kaca.htm">Bratasena<span>Jabang Tutuka: Lahirnya GatotKaca. Read more ... &raquo;</span></a> lalu memeluk kaki <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2006/09/20/raden-bratasena-atau-bima-atau-wrekodara.htm">Raden Bratasena<span>Bima. Read more ... &raquo;</span></a> dengan melahirkan kehendaknya. Tetapi Raden Bratasena tidak suka, lantaran puteri itu berupa raksasa. Pada <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2007/04/02/uang-itu-penting-waktu-lebih-penting.htm">waktu<span>Uang Itu Penting, Waktu Lebih Penting. Read more ... &raquo;</span></a> mana ibu Raden Bratasena, Dewi kunti bersabda: &#8220;O, kasihan benar kamu anak cantik&#8221;. Sabda Dewi Kunti itu menyebabkan perubahan roman muka Dewi Arimbi jadi secantik-cantiknya. Dipersitrilah oleh Raden Bratasena dan kemudian hari berputra seorang kesatria Raden <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2007/04/22/jabang-tutuka-lahirnya-gatot-kaca.htm">Gatotkaca<span>Jabang Tutuka: Lahirnya GatotKaca. Read more ... &raquo;</span></a>.</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>dewi arimbi</li><li>cerita <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2009/10/20/arti-kepala-hitam-di-perwayangan.htm">wayang<span>Arti Kepala Hitam Di Perwayangan. Read more ... &raquo;</span></a> dewi arimbi</li><li>Gambar <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2009/10/20/arti-kepala-hitam-di-perwayangan.htm">wayang<span>Arti Kepala Hitam Di Perwayangan. Read more ... &raquo;</span></a> Dewi Arimbi</li><li>dewi arimbi wayang</li><li>arti nama arimbi</li></ul><div id="alrp-slidebox-anchor"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2009/10/18/dewi-arimbi.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Marketing Fundamental</title>
		<link>http://nukilan.com/2009/10/11/marketing-fundamental.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2009/10/11/marketing-fundamental.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 14:54:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[seminar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nukilan.com/?p=228</guid>
		<description><![CDATA[Hari Sabtu, 10 Oktober 2009, Siddhi menyelenggarakan seminar dengan topik Marketing Fundamental dengan pembicara Bpk. Tatang Akasa. Pada seminar ini dipaparkan 9 inti dari marketing yang perlu dikuasai untuk memasarkan produk dengan berhasil.]]></description>
	<!-- ALRP: Autolinks served from the cache -->			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Sabtu, 10 Oktober 2009, Siddhi menyelenggarakan seminar dengan topik Marketing Fundamental dengan pembicara Bpk. Tatang Akasa. Pada seminar ini dipaparkan 9 inti dari marketing yang perlu dikuasai untuk memasarkan produk dengan berhasil.</p>
<p><span id="more-228"></span></p>
<ol>
<li><strong>Segmentation </strong>
<p><strong> </strong>Segmentation yaitu pemetaan pasar. Ada banyak cara untuk memetakan menjadi beberapa kategori. Setiap pemetaan membutuhkan kreatifitas mengelompokkan pelanggan ke dalam segmen. Contoh beberapa segmentasi.<strong><br />
 </strong><strong><br />
 Segmentasi Pasar Berdasarkan Harga</strong><br />
 Segmentasi ini paling banyak digunakan dan tidak bisa menjadi satu-satunya segementasi untuk membagi pasar, tetapi banyak yang menggunakan segmentasi ini. Segmentasi ini membagi pasar berdasarkan harga, secara umum dibagi lagi menjadi tiga segmen, diskon (murah), mid, dan premium. <strong> </strong><strong> </strong></p>
<p><strong>Segmentasi Pasar Berdasarkan Letak Geografi</strong><br />
 Segementasi ini sangat dipengaruhi oleh wilayah, ukuran kota, kepadatan, dan iklim. <strong> </strong></p>
<p><strong>Segmentasi Pasar Berdasarkan Demografi</strong><br />
 Demografi membagi populasi berdasarkan karakteristik seperti jenis kelamin, usia, penghasilan, pendidikan, agama, ras, warga negara, dll. <strong> </strong></p>
<p><strong>Segmentasi Pasar Berdasarkan Psikografi</strong><br />
 Psikografi dibagi berdasarkan unsur sejarah (generasi 70-an, generasi 90-an, dll), kebiasaan, personaliti, lifestyle dan lain-lain. Psikografi sering disamakan dengan demografi, seperti contoh umur, umur termasuk dalam demografi karena bisa diukur, sejarah masuk ke psikografi walaupun tolak ukurnya menggunakan umur.</p>
<p>Segmentasi yang berhasil memenuhi kriteria:</p>
<ul>
<li>memiliki kesamaan dalam segmen</li>
<li>memiliki keragaman pada setiap segmen</li>
<li>segmen dapat diukur</li>
<li>setiap segmen dapat dibedakan satu sama lain</li>
<li>segmen cukup besar untuk menghasilkan keuntungan</li>
<li>segmen dapat dicapai dan diwujudkan</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Targeting </strong>
<p>Targeting merupakan Fitting  Strategy, yaitu cara menempatkan dengan tepat sebuah produk dan servis dalam segemen target market yang sudah dipilih sebelumnya.</p>
<p>Kriteria untuk menyeleksi segmen pasar yang tepat bagi persusahaan:</p>
<ul>
<li>Ukuran pasar</li>
<li>Pertumbuhan pasar</li>
<li>Keungulan kompetitif</li>
<li>Situasi persaingan</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Positioning</strong>
<p>Setelah pembagian pasar telah diindentifikasi melalui segmentation dan produk atau servis telah ditargetkan untuk segmen yang ada. Tahap selanjutnya adalah positioning.</p>
<blockquote><p>Positioning adalah tentang mendefinisikan identitas dan kepribadian perusahaan/produk dalam benak pelanggan (reason for being). &#8211; Prof. Yoram Wind, Profesor</p>
</blockquote>
</li>
<li><strong>Differentiation</strong><br />
<blockquote><p>Diferensiasi adalah tindakan merancang perbedaa-perbedaan yang berarti pada apa yang ditawarkan oleh perusahaan. &#8211; Philip Kotler.</p>
</blockquote>
<p>Ide Differentiation</p>
<ul>
<li>Being the first</li>
<li>Market leader</li>
<li>Heritage</li>
<li>Proses pembuatan</li>
<li>Menjadi yang akan datang</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Marketing Mix</strong>
<p>Marketing mix adalah empat komponen dalam pemasaran yang terdiri dari 4P</p>
<ul>
<li>Product (produk)</li>
<li>Price (harga)</li>
<li>Place (tempat, termasuk juga distribusi)</li>
<li>Promotion (promosi)</li>
</ul>
<p><strong>Product</strong><br />
 Produk terdiri dari</p>
<ul>
<li> finished goods</li>
<li>service</li>
<li>software.</li>
</ul>
<div id="attachment_840" class="wp-caption aligncenter" style="width: 424px"><img class="size-full wp-image-840" title="product-life-cycle" src="http://siddhi.or.id/wp-content/uploads/2009/10/product-life-cycle.png" alt="product life cycle" width="414" height="322" /><p class="wp-caption-text">product life cycle</p></div>
<p>Teori umum di dunia bisnis, semua produk memiliki life cycle: development, introduction, growth and maturity — dan  decline.</p>
<p><strong>Price</strong></p>
<p>Beberapa pertimbangan dalam menentukan pricing:</p>
<ul>
<li>Pricing objective, harga ditentukan oleh kualitas servis, keuntungan yang ingin diperoleh, dll.</li>
<li>Biaya, tergantung dengan biaya produksi.</li>
<li>Harga kompetitor, harga digunakan untuk menghadapi kompetitor.</li>
<li>Demand, harga ditentukan berdasarkan permintaan pasar. </li>
</ul>
<p><strong>Place</strong></p>
<p>Lokasi harus strategis, mudah dijangkau, dan ada dimana-mana. Lokasi harus mendukung aspek marketing lainnya.</p>
<p><strong>Promotion</strong></p>
<p>Promosi bisa dilakukan dengan iklan, sales promotion dan public relation. Fungi utama promosi bukan untuk menjual produk dan jasa, tetapi untuk memperkenalkan produk dan jasa ke publik.</p>
<p>Promosi dalam bentuk iklan dapat berupa:</p>
<ul>
<li>Selebaran</li>
<li>Packaging</li>
<li>Yellow Pages</li>
<li><a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2007/03/22/what-do-you-say-when-words-are-not-enough.htm">Video<span>Ketika Kata Tidak Bisa Menggambarkan Rasa. Read more ... &raquo;</span></a></li>
<li>Audio</li>
<li>Dan lainnya</li>
</ul>
<p>Contoh sales promotion:</p>
<ul>
<li>Diskon</li>
<li>Undian</li>
<li>Hadiah langsung</li>
<li>Bazar</li>
<li>Trade-in</li>
<li>Dan lainnya</li>
</ul>
<p>Public Relation dapat dilakukan dengan:</p>
<ul>
<li>Penulisan artikel</li>
<li>Kegiatan</li>
<li>Sumbangan</li>
<li>Seminar</li>
<li>Publikasi</li>
<li>Dan lainnya</li>
</ul>
</li>
<li> <strong>Sales</strong>
<p>Selling yang dimaksudkan adalah taktik untuk mendciptakan hubungan jangka panjang dengan pelanggan melalui produk perusahaan. Tiga tingkat utama dari penjualan:</p>
<ul>
<li>Penjualan fitur</li>
<li>Penjualan manfaat</li>
<li>Penjualan solusi </li>
</ul>
</li>
<li><strong>Brand</strong>
<p>Merek bukan hanya sebuah nama, logo atau simbol. Mereka adalah <em><strong>value indicator</strong></em>bagi <em>The Marketing Company</em>. Dengan merek perusahaan mampu membebaskan dirinya dari kurva penawaran-permintaan. Harga penawaran tidak akan tergantung pada titik keseimbangan harga (price-equilibrium point).  Elemen penting dari merek:</p>
<ul>
<li>Ekuitas perusahaan yang menambahkan value untuk produk dan jasa yang ditawarkan.</li>
<li>Menentukan harga</li>
<li>Mengindikasikan value produk dan jasa</li>
</ul>
<p>Merek harus digunakan, dibangun, dan dilindungi karena merekalah yang akan membuat perusahaan mampu mengihindari commodity-like trap.</p>
<p>Ide pembuatan brand yang bagus:</p>
<ul>
<li>Mudah diingat</li>
<li>Mudah dibaca dan diucapkan</li>
<li>Eye catching</li>
</ul>
<p><strong>Brand Slogan (Tagline)<br />
 </strong><br />
 Selain brand ada yang namanya tagline. Tagline digunakan untuk meningkatkan kekuatan brand atau iklan. Tagline diklaim sebagai yang paling efektif untuk menarik perhatian ke satu atau lebih aspek dari suatu produk.  <br />
 Tujuan utama penggunaan tagline adalah untuk menekankan ungkapan bahwa perusahaan ingin diingat oleh, terutama untuk pemasaran citra perusahaan atau koneksi ke produk.  Tagline yang efektif biasanya:</p>
<ul>
<li>Menyatakan manfaat utama dari produk atau merek untuk pengguna atau pembeli potensial</li>
<li>Menyiratkan perbedaan antara perusahaan atau produk lain.</li>
<li>Sederhana, langsung, singkat, renyah, dan cenderung pernyataan</li>
<li>Sering jenaka</li>
<li>Memberikan kesan yang kredibel dari sebuah merek atau produk</li>
<li>Membuat konsumen merasa &#8220;baik&#8221;</li>
<li>Membuat konsumen merasa keinginan atau kebutuhan</li>
<li>Sulit untuk melupakan &#8211; itu melekat pada memori seseorang (apakah seseorang suka atau tidak), terutama jika disertai oleh perangkat mnemonic, seperti jingle, ditties, gambar atau film </li>
</ul>
</li>
<li><strong>Services</strong>
<p>Service bukan hanya layanan purna-jual (after-sales service), layanan pra-jual (before-sales service), atau layanan saat-jual (during-sales services).   Semua perusahaan berada dalam satu kategori bisnis, yaitu bisnis servis.  Perusahaan harus memberikan solusi yang tepat kepada pelanggannya tidak perduli apakah perusahaan itu bergerak dalam bidang jasa atau manufaktur karena servis merupakan solusi</p>
</li>
<li><strong>Process</strong>
<p>Proces mencerminkan kualitas, biaya dan penghantaran produk dari suatu perusahaan kepada pelanggan, yang menuntut perusahaan untuk menjadi <em><strong>the captain of supply-chain process</strong></em>.</p>
</li>
</ol>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>pengertian pemetaan pemasaran</li><li>9 elemen inti pemasaran</li><li>9 core elements of marketing</li><li>contoh pemetaan pasar</li><li>pemetaan pemasaran</li></ul><div id="alrp-slidebox-anchor"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2009/10/11/marketing-fundamental.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jabatan Atau Gaji</title>
		<link>http://nukilan.com/2009/09/04/jabatan-atau-gaji.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2009/09/04/jabatan-atau-gaji.htm#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 16:15:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Realita]]></category>
		<category><![CDATA[karir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nukilan.com/?p=217</guid>
		<description><![CDATA[perbandingan antara jabatan dan gaji, mana yang harus diutamakan pada saat mencari kerja.]]></description>
	<!-- ALRP: Autolinks served from the cache -->			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Jabatan atau gaji, selalu menjadi perdebatan seru. <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2007/04/02/uang-itu-penting-waktu-lebih-penting.htm">Waktu<span>Uang Itu Penting, Waktu Lebih Penting. Read more ... &raquo;</span></a> aku mau jilid <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2007/06/21/candi-murca-i-ken-arok-hantu-padang-karautan.htm">buku<span>Candi Murca I: Ken Arok Hantu Padang Karautan. Read more ... &raquo;</span></a>, aku ngobrol dengan tante yang jaga toko. Tokonya sepi, sepi sekali, ngobrol hampir 3 jam hanya ada 1 pelanggan fotokopi.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku baru disadari oleh cerita tante itu, tante itu bercerita tentang anak-anaknya. Salah satu anaknya kuliah di pariwisata. Sebelumnya anaknya kuliah di sana, semua orang menentang dan bilang kalau nantinya akan jadi pesuruh ini itu di hotel atau di restoran (pelayan). Kenyataannya dia menjadi supervisor yang wow dan menjadi buruan restoran papan atas. <span id="more-217"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Pada suatu hari, datanglah owner dari restoran lain menawarkan pekerjaan dan menawarkan pekerjaan yang bisa dia ambil kapan pun dengan gaji lebih besar dari gaji terakhir. Well, dia bimbang dengan tawaran tersebut. Sedangkan tempat dia bekerja sekarang, group, akan membuka restoran baru dan meminta dia menjadi GM untuk restoran tersebut. Hitung kiri hitung kanan, gaji masih kalah dengan tawaran dari restoran sebelumnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bimbang dirinya, ditanyakanlah masalah tersebut ke dosen pengajarnya. Dosen tersebut berkata lebih baik ambil jabatan dari pada gaji.</p>
<p style="text-align: justify;">Kenapa? Coba pikir, apa yang orang tanya ketika kalu berbincang mengenai karir? Tentu mereka tanya jabatan baru gaji.</p>
<p style="text-align: justify;">Jabatanmu apa sih? Oh jabatanku manager. Oh jabatanku General Manager. Coba bayangkan gengsinya, GM dan Manager, walau kenyataan gajinya belum tentu lebih tinggi. Tapi banyangkan kembali ketika si GM pindah ke perusahaan lain, dia memiliki kartu AS untuk menawar gaji yang lebih tinggi ketimbang kalau jabatannya Manager.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, utamakanlah jabatan ketimbang gaji.</p>
<p style="text-align: justify;">Hanya guyon saja ya, kapten dengan gaji jendral lebih enak atau jendral dengan gaji kapen lebih enak? Enakan jadi jendral bergaji kapten, bisa nyuruh kapten jadi supir, hehehe.</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>gaji general manager pancanaka</li><li>gaji gm</li><li>gaji gm bumn</li><li>gaji jabatan pangkat jendral manager</li><li>jabatan supervisor restoran</li></ul><div id="alrp-slidebox-anchor"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2009/09/04/jabatan-atau-gaji.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengarang</title>
		<link>http://nukilan.com/2009/08/30/pengarang.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2009/08/30/pengarang.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 11:36:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nukilan.com/?p=214</guid>
		<description><![CDATA[Pengarang]]></description>
	<!-- ALRP: Autolinks served from the cache -->			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengarang adalah orang yang bisa menciptakan kerajaan dengan seorang putri cantik yang diculik oleh naga jahat, sayembara pun dibuka dan datanglah seorang pangeran ganteng membunuh sang naga dan membebaskan sang putri dan hiduplah pangeran dan putri dengan bahagia sampai akhir hayat. </p>
<p>Pengarang juga bisa menciptakan sebuah kerjaan yang terkena kutukan dan akan mengalami 7 kali bencana alam, 7 kali duka, 7 kali malapetaka, 7 kali nestapa, dan 7 hal jelek lainnya, yang lebih malang lagi kutukan dan semua itu bisa dihilangkan dengan mengorbankan putri kerajaan, ironinya sang ratu dan raja tidak punya putri.</p>
<p>Pengarang bisa menciptakan tokoh sesukanya, memberi berkah dan bencana sesukanya. Pengarang adalah Tuhan bagi tokoh yang diciptakannya.</p>
<p>Tuhan bagi semua umat manusia bukan seperti pengarang. Tuhan memberikan <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2007/06/21/candi-murca-i-ken-arok-hantu-padang-karautan.htm">buku<span>Candi Murca I: Ken Arok Hantu Padang Karautan. Read more ... &raquo;</span></a> kepada manusia untuk ditulisi cerita <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2009/02/02/hidup.htm">hidup<span>Hidup. Read more ... &raquo;</span></a> masing-masing.</p>
<div id="alrp-slidebox-anchor"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2009/08/30/pengarang.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kata Bukan Cinta, Laku Bukan Cinta</title>
		<link>http://nukilan.com/2009/04/27/kata-bukan-cinta-laku-bukan-cinta.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2009/04/27/kata-bukan-cinta-laku-bukan-cinta.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 02:45:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nukilan.com/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang tua, istri, suami, anak, dan kekasih mengungkapkan cinta hanya dengan kata-kata atau hanya dengan perbuatan. Banyak orang membanting tulang mencari nafkah demi orang-orang yang dicintainya, mereka anggap telah melakukan suatu yang disebut cinta. Tetapi ternyata mereka salah dan mereka dicampakkan. Mereka baru melakukan suatu yang disebut dengan kewajiban, bukan cinta.]]></description>
	<!-- ALRP: Autolinks served from the cache -->			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Banyak yang berbuat, banyak yang berucap. Hanya sedikit yang berbuat dan berucap <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2007/03/29/best-love-songs-come-from-heart.htm">cinta<span>I'll Have To Say I Love You In A Song. Read more ... &raquo;</span></a>.</p></blockquote>
<p>Banyak orang tua, istri, suami, anak, dan kekasih mengungkapkan cinta hanya dengan kata-kata atau hanya dengan perbuatan. Banyak orang membanting tulang mencari nafkah demi orang-orang yang dicintainya, mereka anggap telah melakukan suatu yang disebut cinta. Tetapi ternyata mereka salah dan mereka dicampakkan. Mereka baru melakukan suatu yang disebut dengan kewajiban, bukan cinta.</p>
<p>Banyak yang anggap, dengan laku saja sudah cukup untuk mengungkapkan cinta. Mereka lupa kalau manusia tidak hanya punya mata, manusia punya telinga, punya mulut, punya rasa. Cinta itu sederhana, cinta hanya perlu diungkapkan sehingga semua panca indra manusia bisa merasakannya.</p>
<p>Jangan kira mereka tahu kalau kita mencitai mereka hanya dengan perbuatan, cinta harus dirasakan oleh semua indra. Katakan &#8220;AKU CINTA KAMU&#8221;, &#8220;AKU SAYANG KAMU&#8221;, &#8220;AKU MEMBUTUHKAN KAMU&#8221;. Ucapkan dan buat mereka tahu kalau kita mencintainya.</p>
<blockquote><p>Laku kita memperlihatkan kalau kita mencintai.<br />
Kata kita memperdengarkan kalau kita mencintai.<br />
Sentuhan kita memberitahu kalau kita mencintai.</p></blockquote>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>wallpaper <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2009/02/02/hidup.htm">hidup<span>Hidup. Read more ... &raquo;</span></a></li><li>wallpaper cinta</li><li>sinopsis <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2006/09/13/gatotkaca-the-flying-knight-of-pringgadani-son-of-bimasena.htm">gatotkaca<span>Gatotkaca, the Flying Knight of Pringgadani, son of Bimasena. Read more ... &raquo;</span></a> lair</li><li>kata <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2006/05/07/shinobi-heart-under-blade.htm">romance<span>Shinobi: Heart Under Blade. Read more ... &raquo;</span></a> suami istri</li><li><a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2007/03/26/ocean-deep-the-best-desperate-sad-song.htm">mp3<span>Ocean Deep. Read more ... &raquo;</span></a> bukan <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2009/03/12/i-love-you-because.htm">kata cinta<span>Aku Mencintaimu Karena. Read more ... &raquo;</span></a></li></ul><div id="alrp-slidebox-anchor"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2009/04/27/kata-bukan-cinta-laku-bukan-cinta.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hari Besar Nasional</title>
		<link>http://nukilan.com/2009/04/16/hari-besar-nasional-2.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2009/04/16/hari-besar-nasional-2.htm#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 07:04:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nukilan.com/?p=209</guid>
		<description><![CDATA[<!-- ALRP: Autolinks served from the cache -->Januari Tanggal 1 Januari Diperingati Sebagai Hari Raya Tahun Baru Masehi Tanggal 10 Januari Diperingati Sebagai Hari Tritura Tanggal 15 Januari Diperingati Sebagai Hari Peristiwa Laut atau Samudera Tanggal 25 Januari Diperingati Sebagai Hari Gizi Februari Tanggal 9 Februari Diperingati Sebagai Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia Tanggal 13 Februari Diperingati Sebagai Hari Farmasi Maret [...]]]></description>
	<!-- ALRP: Autolinks served from the cache -->			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Januari </strong><br />
Tanggal 1 Januari Diperingati Sebagai Hari Raya Tahun Baru Masehi<br />
Tanggal 10 Januari Diperingati Sebagai Hari Tritura<br />
Tanggal 15 Januari Diperingati Sebagai Hari Peristiwa Laut atau Samudera<br />
Tanggal 25 Januari Diperingati Sebagai Hari Gizi</p>
<p><strong>Februari </strong><br />
Tanggal 9 Februari Diperingati Sebagai Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia<br />
Tanggal 13 Februari Diperingati Sebagai Hari Farmasi</p>
<p><strong>Maret </strong><br />
Tanggal 1 Maret Diperingati Sebagai Hari Kehakiman Indonesia<br />
Tanggal 9 Maret Diperingati Sebagai Hari Wanita Indonesia<br />
Tanggal 11 Maret Diperingati Sebagai Hari Surat Perintah 11 Maret (Supersemar)<br />
Tanggal 18 Maret Diperingati Sebagai Hari Arsitektur Indonesia<br />
Tanggal 24 Maret Diperingati Sebagai Hari Peringatan <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2006/09/15/bandung.htm">Bandung<span>Bandung. Read more ... &raquo;</span></a> Lautan Api</p>
<p><strong>April</strong><br />
Tanggal 6 April Diperingati Sebagai Hari Nelayan Indonesia<br />
Tanggal 9 April Diperingati Sebagai Hari Penerbangan Nasional<br />
Tanggal 19 April Diperingati Sebagai Hari Pertahanan Sipil (Hansip)<br />
Tanggal 21 April Diperingati Sebagai Hari Peringatan RA. Kartini<br />
Tanggal 24 April Diperingati Sebagai Hari Angkutan Nasional<br />
Tanggal 27 April Diperingati Sebagai Hari Lembaga Pernasyarakatan Indonesia</p>
<p><strong>Mei</strong><br />
Tanggal 1 Mei Diperingati Sebagai Hari Peringatan Pernbebasan Irian Barat<br />
Tanggal 2 Mei Diperingati Sebagai Hari Pendidikan Nasional<br />
Tanggal 3 Mei Diperingati Sebagai Hari Surya<br />
Tanggal 20 Mei Diperingati Sebagai Hari Kebangkitan Nasional<br />
Tanggal 21 Mei Diperingati Sebagai Hari <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2006/06/05/mangir.htm">Buku<span>Mangir. Read more ... &raquo;</span></a> Nasional</p>
<p><strong>Juni </strong><br />
Tanggal 1 Juni Diperingati Sebagai Hari Lahirnya Pancasila<br />
Tanggal 3 Juni Diperingati Sebagai Hari Pasar Modal Indonesia<br />
Tanggal 21 Juni Diperingati Sebagai Hari Krida Pertanian<br />
Tanggal 22 Juni Diperingati Sebagai Hari Ulang Tahun Kota <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2006/09/15/batavia.htm">Jakarta<span>Batavia. Read more ... &raquo;</span></a><br />
Tanggal 24 Juni Diperingati Sebagai Hari Bidan Indonesia<br />
Tanggal 29 Juni Diperingati Sebagai Hari Keluarga Berencana Nasional</p>
<p><strong>Juli</strong><br />
Tanggal 1 Juli Diperingati Sebagai Hari Bhayangkara<br />
Tanggal 1 Juli Diperingati Sebagai Hari Anak-anak Indonesia<br />
Tanggal 5 Juli Diperingati Sebagai Hari Bank Indonesia<br />
Tanggal 12 Juli Diperingati Sebagai Hari Koperasi Indonesia<br />
Tanggal 22 Juli Diperingati Sebagai Hari Kejaksaan</p>
<p><strong>Agustus </strong><br />
Tanggal 10 Agustus Diperingati Sebagai Hari Veteran Nasional<br />
Tanggal 14 Agustus Diperingati Sebagai Hari Pramuka (Praja Muda Karana)<br />
Tanggal 17 Agustus Diperingati Sebagai Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia<br />
Tanggal 18 Agustus Diperingati Sebagai Hari Konstitusi Republik Indonesia<br />
Tanggal 19 Agustus Diperingati Sebagai Hari Departemen Luar Negeri<br />
Tanggal 21 Agustus Diperingati Sebagai Hari Maritim Nasional</p>
<p><strong>September </strong><br />
Tanggal 1 September Diperingati Sebagai Hari Polwan (Polisi Wanita)<br />
Tanggal 8 September Diperingati Sebagai Hari Aksara<br />
Tanggal 8 September Diperingati Sebagai Hari Pamong Praja<br />
Tanggal 11 September Diperingati Sebagai Hari RRI (Radio Republik Indonesia)<br />
Tanggal 17 September Diperingati Sebagai Hari Perhubungan Nasional<br />
Tanggal 17 September Diperingati Sebagai Hari Palang Merah Indonesia<br />
Tanggal 24 September Diperingati Sebagai Hari Agraria Nasional (Hari Tani)<br />
Tanggal 28 September Diperingati Sebagai Hari Kereta Api<br />
Tanggal 29 September Diperingati Sebagai Hari Sarjana<br />
Tanggal 30 September Diperingati Sebagai Hari Berkabung Nasional Gestipu</p>
<p><strong>Oktober </strong><br />
Tanggal 1 Oktober Diperingati Sebagai Hari Kesaktian Pancasila<br />
Tanggal 5 Oktober Diperingati Sebagai Hari Ulang Tahun ABRI<br />
Tanggal 15 Oktober Diperingati Sebagai Hari Hak Asasi Binatang<br />
Tanggal 16 Oktober Diperingati Sebagai Hari Parlemen Republik Indonesia<br />
Tanggal 24 Oktober Diperingati Sebagai Hari Dokter Indonesia<br />
Tanggal 27 Oktober Diperingati Sebagai Hari Penerbangan Nasional<br />
Tanggal 28 Oktober Diperingati Sebagai Hari Sumpah Pemuda<br />
Tanggal 30 Oktober Diperingati Sebagai Hari Keuangan</p>
<p><strong>November </strong><br />
Tanggal 3 November Diperingati Sebagai Hari Kerohanian<br />
Tanggal 10 November Diperingati Sebagai Hari Pahlawan<br />
Tanggal 12 November Diperingati Sebagai Hari <a class="alrptip" href="http://nukilan.com/2009/02/03/kanker-penyembuhan-dan-pencegahannya.htm">Kesehatan<span>Kanker: Penyembuhan dan Pencegahannya. Read more ... &raquo;</span></a> Nasional<br />
Tanggal 21 November Diperingati Sebagai Hari Pohon<br />
Tanggal 25 November Diperingati Sebagai Hari Guru (PGRI)</p>
<p><strong>Desember</strong><br />
Tanggal 4 Desember Diperingati Sebagai Hari Artileri<br />
Tanggal 9 Desember Diperingati Sebagai Hari Armada Republik Indonesia<br />
Tanggal 12 Desember Diperingati Sebagai Hari Transmigrasi<br />
Tanggal 15 Desember Diperingati Sebagai Hari Infanteri<br />
Tanggal 19 Desember Diperingati Sebagai Hari Trikora<br />
Tanggal 20 Desember Diperingati Sebagai Hari Sosial<br />
Tanggal 22 Desember Diperingati Sebagai Hari Ibu</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>hari koperasi nasional</li><li>di indonesia 5 februari diperingati sebagai hari</li><li>tanggal diperingati hari koperasi</li><li>tanggal 9 maret diperingati sebagai</li><li>tanggal 5 april sebagai hari</li></ul><div id="alrp-slidebox-anchor"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2009/04/16/hari-besar-nasional-2.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
