Angke

Well, waktu di sekolah aku diajarin kalau yang menjajah indonesia adalah Belanda. Tetapi sekarang setelah aku baca beberapa buku ternyata kita sebenarnya di jajah oleh VOC.

Bagi teman-teman yang di Jakarta pasti tahu jalan atau sungai yang namanya Angke. Kata Angke sendiri berasal dari bahasa Hokien (salah satu propinsi di Cina). Ang = Merah, Ke = Sungai. Angke = Sungai Merah. Merah karena darah. Semasa pemberontakan atau setelah pemberontakan itu ribuan orang Cina dipengagl dan darahnya dibiarkan mengalir ke sungai. Sehingga sungai itu berwarna merah.

Di kotaku, Palembang, waktu perang dulu beberapa orang Cina yang pada waktu malam menyambangi Benteng Kuto Besak dan mencuri senjata-senjata VOC untuk digunakan untuk melawan mereka.

Pada perang kemerdekaan, keturunan Cina lah yang menyeludupkan senjata dari Singapore ke Indonesia.

So kenapa sekarang keturunan Cina tidak akur dengan Pribumi? Pertanyaan ini sama dengan kenapa Islam dan Kristen Protestan sekarang tidak akur? Padahal dulu perbedaan itu tidak pernah muncul.

Mungkin inilah yang namanya POLITIK.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>