Raden Puntadewa

raden-puntadewaAda yang ketinggalan ketika posting Prabu Judistira. Kebanyakan tokoh wayang memiliki banyak nama. Ada nama kecil, nama yang diberikan oleh dewa, nama yang dipakai setelah mencapai suatu posisi. Prabu Judistira pada masa mudanya dipanggil Raden Puntadewa. Ini ada cerita pendek mengenai Raden Puntadewa.

Raden Puntadewa

Raden Puntadewa nama Prabu Judistira pada masa mudanja.

Setelah mendjadi radja dengan gelar Prabu, ia tidak berpakaian jang serba keemasan hanja sederhana sadja.

Di Demak ada didapati orang sebuah kuburan jang pandjang, disebut kubur Ratu Ngamarta. Pada waktu zaman dahulu dikeradjaan Demak, ada seorang wali bertemu dengan seorang kuna, jang mengaku bernama Ratu Ngamarta pada zaman Purwa. Maka hingga pada masa itu ia masih hidup, karena ada mempunjai pusaka surat Kalimahusada, jang belum dapat orang membatjanja. Setelah surat dilihat oleh wali itu, njatalah kalimah sjahadat. Sehabis diutjapkan oleh wali matilah orang kuna itu dan dikubur dibelakang masdjid. Menurut tjerita itulah kubur Judistira. Wallahualam.

Puntadewa bermata djaitan, hidung mantjung, roman muka tenang.

Bersanggul keling dengan sunting waderan. Berkalung putera, bergelang, berpontoh dan baerkerontjong. Kain bentuk bokongan puteran.

Raden Puntadewa berwanda : Malatsih dan Penganten.

Sumber:
Sedjarah Wajang Purwa
Pak Hardjowirogo
P.N. Balai Pustaka

Incoming search terms:

  • cerita wayang puntadewa dalam bahasa jawa
  • raden puntadewa
  • cerita wayang bahasa jawa
  • yhs-fh_lsonsw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>